Makna kebaikan dalam kehidupan

MAKNA KEBAIKAN DALAM KEHIDUPAN


    Sejak kecil, kita semua pasti di ajari untuk selalu berbuat kebaikan. baik di sekolah, agama, lingkungan tempat kita tinggal, terutama keluarga selalu mengajarkan kita tentang norma-norma yang berlaku di masyarakat. kita di didik untuk menjadi manusia yang berbudi baik dan jauh dari yang namanya perbuatan jahat. hingga kita tumbuh sebagai seorang manusia yang selalu menjunjung tinggi kebaikan dan percaya pada hal itu. berpegang teguh pada prinsip yang telah melekat pada diri kita sejak dini.

   namun, seiring kita bertambah dewasa  pandangan tentang kehidupan perlahan berubah. hal-hal yang dulu tidak terlihat kini dapat kita sadari dengan jelas. semakin dewasa seseorang maka pasti akan mengalami banyak kenyataan pahit dalam hidup yang tentu tidak pernah dia bayangkan sebelumnya. kita mulai melihat, mata mulai terbuka tentang realita yang sesungguhnya dari hidup ini. begitu banyak keburukan, kejahatan yang ada di dunia tidak perduli seberapa banyak nya kita melakukan kebaikan. bahkan, terkadang kebaikan yang kita lakukan justru di balas dengan kejahatan. orang-orang yang telah kita bantu malah berbalik dan meninggalkan kita saat kita membutuhkan pertolongan.

lalu sepintas kita mulai berpikir, apakah yang namanya berbuat baik itu memang perlu?. atau apakah yang namanya kebaikan itu benar-benar ada?. perlahan, keyakinan kita akan kebaikan mulai memudar. kita tidak lagi percaya bahwa dalam hidup ini kita tidak selalu harus berbuat baik. namun benarkah demikian?. nyatanya, dalam hidup kenyatan yang kita terima tidak selalu seindah apa yang kita bayangkan. begitu juga dengan kebaikan, kebaikan yang kita lakukan tidak akan selalu di balas dengan kebaikan.

lantas jika sudah begitu perlukah kita masih tetap berbuat baik?. tentu saja perlu. meski kebaikan kita tidak dibalas dengan semestinya, suatu saat kebaikan yang kita lakukan tersebut akan kembali kepada kita meski tidak oleh orang yang sama. atau dengan cara yang berbeda. dalam hidup, apa yang kita tabur itulah yang akan kita tuai, apa yang kita tanam itulah yang akan kita petik. jika kita menanam kejahatan hanya akan melahirkan kejahatan yang lebih buruk lagi. namun jika kita menanam kebaikan maka akan melahirkan kebaikan yang lebih baik lagi.

sebenarnya yang namanya kebaikan itu adalah urusan kita dengan tuhan. jadi tidak seharusnya kita mengharapkan sesuatu dari manusia karna faktanya selama kita berharap kepada manusia kita akan selalu kecewa. espektasi yang berlebihan membuat pemahaman kita tentang kebaikan yang sesungguhnya menjadi salah. percayalah, bahwa tuhan sedang mempersiapkan segala sesuatu yang pantas untuk mu. 

ketika seseorang berbuat buruk padamu, maafkanlah. ketika kebaikan mu tidak dihargai, biarkanlah. yakinlah selalu bahwa kebaikan mu akan selalu di hargai oleh tuhan mu, dan bahwa dirimu telah melakukan hal yang benar. teruslah berbuat baik, lakukan apa yang menurutmu benar. dunia ini akan menjadi lebih indah jika diisi dengan cinta dan kasih sayang. maka teruslah tersenyum dan sebarkan kebahagian ke semua orang. jadilah cahaya meski di tempat gelap sekalipun. maka kebaikan itu akan senantiasa membuat hati dan hidupmu menjadi tenang.

sekian😊

terimakasih sudah membaca💗

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SKI BAB 3

Filsafat Keindahan (Estetika)

FILSAFAT BAHASA